artikel luar negeri

PERAN ATASE KETENAGAKERJAAN UNTUK MENINGKATKAN PERLINDUNGAN TKI DI LUAR NEGERI.
(Kominfo Newsroom) Saat ini belum semua negarapenempatan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) memilki AtaseKetenagakerjaan, padahal keberadaan dan peranannya sangatdibutuhkan untuk melayani penempatan dan perlindungan TKI sertamembantu penyelesaian berbagai permasalahan yang dihadapi oleh TKIdi luar negeri.

Oleh karena itu, Kemenakertrans melakukan pembenahan danpenguatan kelembagaan perwakilan RI di bidang ketenagakerjaan yangdapat dilakukan dengan pengembangan penempatan dan peningkatanperanan atase ketenagakerjaan di negara-negara penempatan TKI.

Atase ketenagakerjaan mempunyai tugas pelayanan tenaga kerja,kata Sesditjen Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja (Binapenta)Kemenakertrans Firdaus Badrun saat membuka seminar Penguatan FungsiKelembagaan dan Sumber Daya Aparatur Atase Teknis Dalam RangkaPeningkatan Kualitas Penempatan Tenaga Kerja Luar Negeri, diJakarta.

Tugas tersebut, diantaranya meliputi, pendataan TKI di negarapenempatan, pemantauan keberadaan TKI, melakukan penilaian terhadapmitra usaha atau agen dalam pengurusan dokumen TKI, upaya advokasiserta legalisasi perjanjian atau kontrak kerja.

Keberadaan dan peranan atase ketenagakerjaan itu, disebutnya,sangat penting karena mereka bertugas untuk membantu menyelesaikanberbagai macam permasalahan yang dihadapi TKI, seperti gaji tidakdibayar, kecelakaan kerja, kontrak kerja tidak sesuai, pemulanganTKI, penganiayaan dan banyak hal lainnya.

Firdaus menambahkan, tidak semua negara penempatan memilikiatase ketenagakerjaan, sehingga upaya perlindungan TKI disebagiannegara penempatan dinilai belum maksimal. Apalagi kebanyakan masihberstatus staf teknis, belum dikategorikan diplomat sehingga dalammenjalankan tugasnya belum maksimal.

Saat ini, Kemenakertrans memiliki 10 atase ketenagakerjaan disembilan negara yaitu, Malaysia, Hongkong, Saudi Arabia (Riyadh danJeddah), Persatuan Emirat Arab, Brunei Darussalam, Kuwait, KoreaSelatan, Singapura, Qatar dan satu kepala bidang ketenagakerjaan diKDEI Taiwan.

Kemenakertrans kembali mengusulkan penambahan ataseketenagakerjaan baru yang akan ditempatkan di Jepang. Sebelumnyausulan penambahan atase di negara Jordania, dan Suriah telahdisetujui dan sedang mengikuti orientasi pembekalan, sedangkanusulan atase di Oman, ternyata tidak bisa dilaksanakan karena belumada perwakilan RI.

Juga dibutuhkan penambahan asisten atas staf teknisketenagakerjaan di negera-negara penempatan, seperti contohnya diMalaysia dan Arab Saudi untuk memaksimalkan pelayanan danperlindungan TKI, kata Firdaus.

Selain untuk perlindungan tenaga kerja, peran atase jugadibutuhkan untuk membuka pasar kerja dengan menjalankan marketintelligence, sehingga diharapkan para atase ketenagakerjaan dapatbekerja sama dengan fungsi konsuler, ekonomi dan kemungkinan fungsipolitik yang ada di negara penempatan mereka.

Untuk ke depannya, kata Firdaus, idealnya kebijakan penempatanatase perlu dilakukan di setiap negara penempatan TKI yangmempekerjakan lebih dari 200 TKI.

Selain itu, pemerintah akan terus melakukan pembinaan ataseketenagakerjaan secara regular dan mengembangkan komunikasi systeminformasi online untuk memudahkan koordinasi system pelaporan danpendataan TKI, katanya menambahkan.

About juniornainggolan28

I'm one cool, and easy to take along.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s